nasi gudeg

nasi gudeg

 

 Indonesia memang kaya akan keragaman kuliner yang tak hanya menggoda selera makan tetapi juga unik dan otentik. Seperti kuliner satu ini, gudeg. Yaitu sejenis kuliner yang berbahan dasar nangka muda dan bercitarasa legit serta gurih yang khas. Rasanya, jika sedang mampir ke Jogja, tak lengkap rasanya bila tak menyempatkan diri mencicipi kuliner satu ini.

 

Asal Muasal Nasi Gudeg dan Sejarahnya

Djuhariah atau kerap disapa Yu Djum merupakan salah satu penjaja nasi gudeg legendaris di Jogja. Ia merintis usaha kulinernya ini pada tahun 1950’an, tempatnya di daerah Karangasem tidak jauh dari Universitas Gajah Mada (UGM) Jogja. Setiap hari warungnya selalu ramai dibanjiri pengunjung mulai dari warga lokal, pendatang hingga pengunjung dari luar Jogja. Bahkan tak jarang, warung tersebut di kunjungi wisatawan manca karena penasaran akan cita rasanya.

Pastinya, semua setuju jika nasi gudeg merupakan salah satu warisan kuliner Jawa yang sangat terkenal, saking terkenalnya Yogyakarta sendiri dijuluki sebagai Kota Gudeg. Bahkan gudeg sebenarnya sudah ada sejak awal kota Jogja dibangun, begitu yang dituturkan oleh Murdjiati Gardjito, seorang profesoor dan peneliti di Pusat Studi Pangan dan Gizi UGM.

Kala itu sekitar tahun 1500-an, para prajurit dari Kerajaan Mataram membabat sebuah hutan belantara yang digunakan untuk membangun sebuah peradaban yang sekarang menjadi sebuah wilayah bernama Kotagede. Dalam hutan tersebut, ada banyak pohon nangka dan kelapa.

Ratusan orang prajurit tersebut lantas berusaha untuk mengolah nangka dan kelapa. Saking banyak jumlahnya, nangka dan kelapa lantas dimasak dalam sebuah ember logam besar. Sendok pengaduknya pun juga besar mirip seperti dayung perahu. Proses pemasakan tersebut kemudian disebut dengan ‘hangudek’ yang artinya ‘mengaduk’. Dari kata tersebut lahirlah nama dari masakan ‘gudeg’.

 

Jadi Ikon Kuliner Yogyakarta

Dari faktor ketidaksengajaan oleh para prajurit Mataram tersebut, nasi gudeg kini menjelma jadi ikon kuliner sekaligus identitas untuk kota Yogyakarta. Ketenaran akan masakan kerajaan Mataram tersebut kemudian menyebar luas di kalangan masyarakat.

Rujak Es Krim Jogja

Rujak Es Krim Jogja

 

Rujak es krim adalah hidangan yang identik dengan buah-buahan yang segar lengkap dengan bumbunya yang khas pedas plus beberapa sekop eskrim. Dimana biasanya, rujak es krim ini dinikmati saat cuaca sedang terik. Sensasi segar buah-buahan dan eskrim, ditambah manis dan pedas bumbunya, menimbulkan sensasi nikmat yang sulit tergantikan. Ditambah jika disantap beramai-ramai dengan teman maupun keluarga sembari bersendau gurau, hmm pastinya menjadi momen indah yang sulit dilupakan.

Mungkin tak sedikit dari masyarakat kita yang kurang familiar dengan menu rujak eskrim ini. Memang rujak es krim keberadaannya hanya berpusat di daerah Jogja, walau daerah lain sudah banyak kuliner ini, namun tentunya tidak sebanyak yang ada di Jogja. Menu rujak eskrim, saat ini menjadi salah satu kuliner terfavorit di Jogja yang menjadi buruan para wistawan.

Nah, untuk anda yang sama sekali belum pernah menyicipi sensasi nikmat rujak eskrim, maka sebaiknya anda melihat bocoran resepnya di bawah ini. Jadi tak harus jauh-jauh ke Jogja ya. Penasaran? Langsung saja dimak.

Cara membuat rujak es krim sederhana yang nikmat

Bahan

Ada beberapa bahan yang perlu anda siapkan sebelum membuat rujak es krim. Bahan-bahan itu di antaranya adalah:

  • Buah mangga 300 gram
  • Timun 300 gram
  • Buah kedondong 300 gram
  • Buah nanas 300 gram
  • Bengkoang 300 gram
  • Cabai rawit sesuai selera
  • Cabai merah sesuai selera
  • Terasi 1 sendok teh (sesuai selera)
  • Air asam jawa 1 sendok makan
  • Gula jawa 70 gram atau sesuai selera
  • Garam secukupnya
  • Air secukupnya atau 100 ml
  • Es krim sesuai selera (anda juga bisa membuat es krim atau es puter secara mandiri)

Cara membuat

Berikutnya adalah cara step by step mengolah atau membuat rujak es krim dengan bahan-bahan yang sudah disebutkan di atas:

  • Pertama-tama, kupas dan cuci terlebih dahulu buah-buahan yang sudah disediakan. Kemudian serutlah semua buah-buahan tersebut dan simpan di dalam satu wadah yang sama (campurkan semua buah-buahan). Agar semakin nikmat, simpanlah buah yang sudah diserut tersebut di dalam lemari es.
  • Selama menunggu buah menjadi dingin di dalam lemari es, anda bisa menghabiskan waktu dengan membuat bumbu atau kuah rujak es krim tersebut. Yakni dengan cara; rebuslah air 100 ml di dalam panci bersamaan dengan air asam jawa, gula jawa, cabai rawit dan cabai merah yang sudah diulek atau dihaluskan, garam dan juga terasi. Sambil menunggu hingga air mendidih, anda harus mengaduknya beberapa kali agar tidak mengendap (menggumpal) pada bagian bawah. Setelah matang, matikan kompor, angkat panci dan tuangkan kuah rujak tersebut pada wadah, tunggu sampai dingin.
  • Selanjutnya ambil buah yang disimpan di dalam lemari es, masukkan ke dalam mangkuk kecil atau wadah lain seperti gelas/piring tergantung selera anda. Dan siramkan kuah (bumbu) rujak yang telah anda buat tadi di atas buah-buahan. Kemudian jangan lupa untuk menambahkan es krim atau es puter di atasnya.
  • Rujak es krim siap disajikan dan disantap dengan nikmat.